Berita Terkini :
Home » » Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe melakukan sidak

Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe melakukan sidak

Written By Tim Buldink on Sabtu, 22 Februari 2014 | 06.30

PAREPARE –  Wali Kota Parepare, HM Taufan Pawe melakukan sidak (inpeksi mendadak) di Sekretariat Daerah Kota (Setdako),  Jumat, 21 Januari. Sidak ini dilakukan Taufan secara diam-diam. Tak satu pun pejabat yang tahu, termasuk ajudan.

Ia tiba-tiba keluar dari ruang kerjanya dan langsung menuju ke Bagian Humas yang berada di lantai dua  Kantor Wali Kota Parepare.  Tak lama kemudian, Asisten Satu, H. Rusman Rahman dan Staf Ahli Bidang Pemerintahan, Abd Latif bergabung.

Sidak ini bertujuan untuk mengetahui secara langsung tingkat kehadiran pegawai dan kebersihan setiap ruangan di setiap unit bagian.

Dari Bagian Humas, Taufan bergeser ke Bagian Pengelolaan Aset dan SIPKD. Selanjutnya, secara berturut-turut,  Bagian Organisasi, ruangan Staf Ahli, Bagian Pemerintahan, Bagian Hukum, Bagian Kesra, Bagian Keuangan dan Bagian Umum.

Di setiap ruangan yang dikujungi, wali kota tak henti-hentinya menanyakan jumlah pegawai yang hadir dan mengingatkan pentingnya kebersihan. Ia juga mengkritisi kondisi ruangan yang panas, khususnya di ruangan staf ahli yang hanya  memiliki AC  1 PK.

Ia mengaku kecewa dengan kondisi sejumlah ruangan dan koridor yang dinilainya jauh dari kesan bersih. Salah satunya tempat sampah depan ruangan Sistem Informasi Pengelolaan Keuangan Daerah (SIPKD), yang sudah dua hari tidak pernah dibersihkan.

Padahal, sebagaimana pengakuan salah satu petugas kebersihan Kantor Wali Kota Parepare, Iskandar, jumlah petugas kebersihan lebih dari  cukup, yakni 31 orang.

“Banyak pak, ada 31 orang  tapi hanya saya yang membersihkan,” kata Iskandar, menjawab pertanyaan wali kota soal jumlah tenaga kebersihan Setdako.

Kabag Umum, Darwis Sani, mengatakan, sebenarnya setiap ruangan telah memiliki tenaga kebersihan. Karenanya, kata dia, yang bertanggung jawab atas kebersihan bagian dan koridor depan unit bagian adalah unit bagian.

Wali kota juga menyoroti tingkat kehadiran PNS yang minim.  Taufan melihat langsung model rekap data tingkat kehadiran pegawai di Bagian Organisasi. Ia mengaku kecewa dengan presentasi kehadiran pegawai yang hanya sekitar 59,79 persen. Padahal, jam telah menunjukkan pukul 08.21 Wita.

Dari 179 pegawai Setdako,  yang hadir hanya 105 orang, atau ada 74  pegawai yang belum hadir.  Hal sama juga terjadi pada hari-hari sebelummya. Tingkat kehadiran hanya mencapai 60 persen lebih.

Taufan memerintahkan Kabag Organisasi segera merekap seluruh absensi kehadiran pegawai Bulan November, Desember 2013 dan Januari 2014.  Ia mengatakan, staf malas akan dipindahkan ke kelurahan.

“Coba buat rekap absensi pegawai untuk tiga bulan, yaitu November, Desember dan Januari.  Kita akan lakukan evaluasi. Kalau  malas kita pindahkan ke kelurahan. Ganti dengan staf yang rajin” tegas Taufan  kepada Kabag Organisasi, Alimin.

Usai melakukan Sidak, Taufan langsung menuju ruanga kerjanya, menandatangani dan mendisposisi sejumlah surat yang telah bertumpuk. Ini karena selama tiga hari, wali kota konsentrasi mempersiapkan kedatangan Presiden SBY.
Share this post :

Posting Komentar

 
Support : Creating Website | APIP | inspektoratpare.blogspot.com
Copyright © 2014. Inspektorat Kota Parepare - All Rights Reserved
Template Created by Creating Website Published by APIP
Proudly powered by Salam Blogger